Senin, 09 Januari 2012

Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah dari pada mukmin yang lemah

 
 
"Mukmin yg kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada seorang mukmin yg lemah,(akan tetapi) pada diri masing2 ada kebaikan. berambisilah selalu untuk mengerjakan apa yang berguna bagimu dan mohonlh pertolongan kepada Allah dan janganlh (menjadi ornag yg) lemah. Apabila sesuatu menimpamu maka janganlh berkata: " Seandianya saya beritindak begini tentu hasilnya begini', tetapi katakanlh: "Allah telah mentaqdirkn, dan apa saja yang dikehendaki pasti terjadi, karena kata SEANDAINYA itu membuka pintu masuk'y syetan." (HR.Muslim)
 Oleh karena itu kita sebagai seorang yang harus menjaga keimanan kita untuk menjadi mukmin yang kuat dan dan lebih di cintai Allah?
terima kasih

Akibat Shalat Dhuha

Tahukah Anda Akibat dari yang dilakukan dalam hanya beberap menit ini bisa menjadikan kita kaya dunia dan akhirat


Dan yang Alhamdulillah yang sering dilakukan orang2 shaleh
Inilah rahasia sukses yang sebenarnya..:

Allah SWT dalam beberapa ayat bersumpah dengan waktu dhuha. Dalam pembukaan surat Assyams, Allah berfirman, ''Demi matahari dan demi waktu dhuha.'' Bahkan, ada surat khusus di Alquran dengan nama Addhuha.

Pada pembukaannya, Allah berfirman, ''Demi waktu dhuha.'' Imam Arrazi menerangkan bahwa Allah SWT setiap bersumpah dengan sesuatu, itu menunjukkan hal yang agung dan besar manfaatnya. Bila Allah bersumpah dengan waktu dhuha, berarti waktu dhuha adalah waktu yang sangat penting. Benar, waktu dhuha adalah waktu yang sangat penting. Di antara doa Rasulullah SAW: Allahumma baarik ummatii fii bukuurihaa. Artinya, ''Ya Allah berilah keberkahan kepada umatku di waktu pagi.''

Ini menunjukkan bahwa orang-orang yang aktif dan bangun di waktu pagi (waktu subuh dan dhuha) untuk beribadah kepada Allah dan mencari nafkah yang halal, ia akan mendapatkan keberkahan. Sebaliknya, mereka yang terlena dalam mimpi-mimpi dan tidak sempat shalat Subuh pada waktunya, ia tidak kebagian keberkahan itu.

Abu Dzar meriwayatkan sebuah hadis. Rasulullah SAW bersabda, ''Bagi tiap-tiap ruas anggota tubuh kalian hendaklah dikeluarkan sedekah baginya setiap pagi. Satu kali membaca tasbih (subhanallah) adalah sedekah, satu kali membaca tahmid (alhamdulillah) adalah sedekah, satu kali membaca takbir (Allahu Akbar) adalah sedekah, menyuruh berbuat baik adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan, semua itu bisa diganti dengan dua rakaat shalat Dhuha.'' (HR Muslim).

Aisyah menceritakan bahwa Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Dhuha empat rakaat. Dalam riwayat Ummu Hani', ''Kadang Rasulullah SAW melaksanakan shalat Dhuha sampai delapan rakaat.'' (HR Muslim). Imam Attirmidzi dan Imam Atthabrani meriwayatkan sebuah hadis yang menjelaskan bahwa bila seseorang melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu ia berdiam di tempat shalatnya sampai tiba waktu dhuha, kemudian ia melaksanakan shalat Dhuha, ia akan mendapatkan pahala seperti naik haji dan umrah diterima. Para ulama hadis merekomendasikan hadis ini kedudukannya hasan.

Jelaslah bahwa shalat Dhuha sangat penting bagi orang beriman. Penting bukan karena--seperti yang banyak dipersepsikan--shalat Dhuha ada hubungannya dengan mencari rezeki, melainkan ia penting karena sumpah Allah SWT dalam Alquran. Maka, sungguh bahagia orang-orang beriman yang memulai waktu paginya dengan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu dilanjutkan dengan shalat Dhuha. (Oleh : Amir Faishol Fath)
ayo saya sendir mengjak anda untuk mau melaksanakan Shalat Dhuha"

Jumat, 30 Desember 2011

Awali segala sesuatu yang baik dengan niat karena ALlah

segala amal perbuatan tergantung pada niatnya bahwwa sanya dia akan mendapatkan apa yang dia niatkatkan. dan barnag siapa berhijrah karna Allah dan rosulnyya maka akan mendapatkan pahala dari ALllah dan rosulnya. dan barang siapa berhijrah karna dunia saja atau wanita yang ingin dinikahinya maka dia akan mendapatkan wanita tersebut? oleh karena itu kita harus selalu berniat dan selalu ingat kepadanya ..insayaallah Allah pun akan ingat kepada kita.>>>

Selasa, 27 Desember 2011

Sejarah Tahun Baru Masehi

Assalamu'alaikum Wr.Wb. Apa kabar islam : Takbir (Allahuakbar) Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah, Rabb yang memberikan hidayah demi hidayah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman. "Allah Lebih mencintai orang islam yang kuat" ayo disini saya sebagai pemuda islam yang akan mengajak anda untuk selalu ingat kepada siapa yang menciptakan kita.. dan kita sebagai penerus dakwah Rosulullah Saw. jangan pernah takut untuk terus berdakwah. Disini saya akan menjelaskan pentingnya dzikrullah: "Siapa yang membaca tiap habis shalat, Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali, lalu untuk mencukupkan bilangan seratus membaca 'Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku walahul-hamdu wahuwa 'alaa kulli syai'in qadir' maka akan diampunkan baginya semua dosa-dosanya meski pun sebanyak buih air laut." (HR Muslim) dari hadits tersebut diatas Allah adalah maha pengampun oleh karena itu janganlah kalian lupa kepada Allah ingatlah dia ketika kita dimanapun berada dan pasti Allah akan mengingat kita" demikian sedikit yang bisa sampaikan Ass// "

Sabtu, 24 Desember 2011

Membangun Islam Yang kuat yang dekat dan dicintai Allah

ASsalamu'alaikum Wr.Wb. Ayo Islam Bangkit !!!\ Manusia yang menyembah Allah bukanlah hal baru. Adam, yang diyakini sebagai manusia pertama di bumi, merupakan manusia yang menyembah Allah. Bukan hanya Islam, Kristen dan Yahudi juga meyakini bahwasannya Adam adalah manusia pertama. Hal demikian bertolak-belakang dengan manusia yang meyakini teori evolusi yang dikembangkan Charles Darwin. Seiring berjalan waktu, manusia mulai menggantikan Allah dengan sesuatu yang lain. Setiap kali manusia tersesat, Allah menurunkan rasul guna menuntun manusia kembali ke jalan yang benar. Banyak diantara mereka yang taat, namun tidak sedikit yang tetap pada pendirian. Hingga pada suatu masa, Allah menurunkan Nabi Isa kepaada ummat Yahudi. Pada Injil Matius (bukan Injil Nabi Isa), terdapat ayat yang mengatakan: “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang nukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” (Injil Matius 10:34) Artinya, Nabi Isa turun ke bumi salah satu tugas yang diembannya yaitu menghukum ummat Yahudi yang jahat. Tidak semua Yahudi itu jahat, ada sebagian diantara mereka yang beriman dengan benar kepada Allah dan menjadikan Nabi Isa sebagai penerus Nabi Musa. Ummat Yahudi yang jahat tidak menghendaki akan ketetapan tersebut. Mereka menghasut Raja Roma dengan mengatakan jika Nabi Isa berniat mengambil alih kekuasaan, hingga akhirnya Nabi Isa dijatuhi hukum salib. Kendati Nabi Isa dijatuhi hukuman salib, namun Al-Quran membela: “dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.” (Q.S Al-Maidah:157) Tidak cukup dengan hanya memfitnah sehingga menghukum salib Nabi Isa, ummat Yahudi yang jahat merencanakan rencana lebih busuk. Mereka menyatakan setelah Nabi Isa disalib, langit terbelah dan naiklah Nabi Isa. Mereka mengarang cerita jika Nabi Isa itu adalah Tuhan. Tetapi, diantara orang Yahudi yang menyaksikan “kenaikan Nabi Isa”, tidak ada satu pun yang menjadikan Nabi Isa sebagai Tuhan. Bagaimana mungkin sebanyak itu yang menyaksikan kenaikan Nabi Isa, namun tidak ada satu pun yang menuhankannya, jelas ini cerita palsu. Kebohongan Yahudi yang jahat itu masih terus berlanjut. Mereka menyebarkan “Ketuhanan Nabi Isa” ke penjuru-penjuru daerah. Apalagi Nabi Isa itu adalah seorang yang karismatik terutama dikalangan masyarakat menengah kebawah. Jika Ponaryo saja didatangi manusia dalam hitungan ribuan, apalagi jika Nabi Isa memiliki mukjizat menghidupkan manusia yang meninggal. Ditambah lagi Nabi Isa begitu antusias dalam menyampaikan ajaran tauhid, sehingga beliau tidak sempat untuk menikah. Namun selama menyebarkan agama baru ini, Yahudi jahat mendapatkan kesulitan. Tidak semua isi kitab yang dibawa Nabi Isa bersesuaian dengan kebiasaan daerah bersangkutan. Oleh sebab itu, mereka merubahnya sesuai dengan kebutuhan. Misal jika Nabi Isa mengajarkan sunat (Kejadian 17) dan tidak sesuai dengan kebiasaan suatu wilayah, maka mereka menulis ayat yang memperbolehkan untuk tidak bersunat (Galatia 6:15). Ajaran yang diciptakan ummat Yahudi ini kemudian kita kenal dengan nama Kristen. Tujuan Yahudi yang jahat mendirikan agama Kristen adalah untuk menjadi lawan penerus kerasulan Isa a.s. “Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)" Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata".” (Q.S Ash-Shaaf:6) Banyak orang yang masih butuh batuan kita. saya sendiri sebagia pemuda ingin mengajak anda untuk membantu misi saya untuk @menjembataniilsam yang kuat yang dicintai oleh Allah>. Apakah Kalian Pernah melihat ? tentu kalian sering melihat banyak orang yang miskin , kelaparan , membutuhkan kerja ,, mereka mengelu,, meminta bantuan kita , tapi yang saya aneh kenapa kita sebagai islam yang kuat , kita masih bisa makan minum tak membantu turun untuk menyelesaikan itu semua ,, bukan hanya bicara tapi bukti yang saya butuhkan . Lihatlah gambar ini:
Lihatlah gambar tersebut- apakah kita sebagai orang islam hanya kan diam saja melihat seperti ini ; Lihatlah perbedaan ini dengan para pemimpin yang diatas,
dan lihatlah mereka disana mereak semua hanya bisa bicara tanpa bukti ; oleh karena itu saya Aceng Hermawan Seorang Mahasiswa dari Bogor EduCARE ingin mengajak anda untuk membangun islam yang kuat , kita tidak usah menunggu para pejabat, orang2 kaya yang tak pernahmengerti keadaan tersebut. Astagpirullahhal a'dzim? saya sendiri ingin mengajak anda yang mau membatu untuk menyalurkan sumabngan apapun bentuknya seilahkan untuk menghubungi saya..: Misi saya : ingin membuat rumah bagi kaum2 du'afa. membuat usaha untuk mereka , menjadikan satu mereka . membuat mesjid . dan misi yang paling utama adalah membangun ahlaq mereka untuk menjadi islam yang kuat ,, mari kita semua bangun dan lihat di sekeliling kita. Bersekah dijalan ALlah Tidak sedikit orang yang merindukan agar mencapai derajat laa khaufun'alaihim walaa hum yahzanuun, yaitu orang-orang yang Allah cabut dari hatinya perasaan sedih, kecemasan dan ketakutan terhadap segala sesuatu. Yaitu orang-orang yang telah mencapai derajat menjadi kekasih Allah. Namun, sedikit sekali orang yang tahu jalan untuk mencapai derajat ini. Yang salah satu jalannya melalui kebiasaan bersedekah. Bersedekah telah menjadi suatu karakter yang mendarah daging dari seorang Muslim yang menginginkan menjadi kekasih-Nya. Dikala lapang maupun sempit, disaat berkecukupan maupun kekurangan. Inilah barangkali mengapa Rasulullah menyerukan kepada sahabatnya yang tengah bersiap pergi menuju medan perang Tabuk agar mengeluarkan sedekah. Apalagi saat itu Allah menurunkan ayat tentang sedekah kepada Rasulullah, yaitu surat al-Baqarah ayat 261. Seruan itu disambut oleh para sahabat dengan begitu antusias. Ada Abdurrahman bin Auf, yang menyerahkan separuh hartanya untuk digunakan di jalan Allah. Juga ada Usman bin Affan, yang tanpa ragu menggunakan hartanya untuk melengkapi peralatan dan pakaian bagi mereka yang akan berperang. Adapun Ali bin Abi Thalib ketika itu hanya memiliki empat dirham. Ia pun segera menyedekahkan satu dirham waktu malam, satu dirham saat siang, satu dirham secara terang-terangan dan satu dirham lagi secara diam-diam. Mengapa para sahabat begitu antusias dan spontan menyambut seruan Rasulullah tersebut? Ini karena selain mereka yakin akan balasan yang berlipat dari Allah dan Rasul-Nya, mereka-para sahabat-juga meyakini, bersedekah adalah bukti ketaatan dan kepatuhan mereka kepada Allah. Bukti pengabdian dan cinta hanya kepada-Nya. Sehingga apapun yang Allah perintahkan melalui Rasulnya, mereka tanpa ragu laksanakan. Saudaraku, tentu saja tidak salah bila mengharapkan balasan yang berlipat akan sedekah yang kita keluarkan. Manfaat bersedekah sebagai penolak bala dan penyubur pahala memang merupakan janji dan jaminan Allah, tidak perlu kita ragukan. Namun, akan lebih baik bila sedekah dapat diartikan sebagai sarana untuk semakin dekat kepada-Nya. Bersedekah adalah jalan memupuk keikhlasan semata-mata karena Allah, bukti kepatuhan dan cinta seorang hamba kepada Khaliknya. Mudah-mudahan Allah menjadikan kita sebagai orang-orang yang memiliki kesanggupan menyedekahkan sebagian harta dikala lapang maupun sempit. Dan mampu bersedekah dengan penuh keikhlasan agar menjadi hamba-Nya yang sejati. Amin. Ikhlas dalam Bersedekah. Sedekah merupakan salah satu teori yang diberikan oleh Allah SWT untuk melipatgandakan harta yang dimiliki. Entah itu dilipatgandakan di dunia ataupun di akhirat kelak. “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah) adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir, seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang ia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (al-Baqarah [2]: 261). DEngan demikian yang mau menjalankan misi saya silahkan hubungi saya atau temui saya :
sekian dari saya semoga bermanfaat Wassalamu alaikum Wr,Wb